TAG | bisnis
Ada Amrol versus Amris di Bulungan.
Hihihi….lucu deh menyaksikan perdebatan Amrol versus Amris.
Amrol punya Teh Mia, Directornya dBC-Network, sedangkan Amris punya Mbak Nadia, Diamond Director sekaligus founder dBC-Network.
Tahu tidak apa itu Amrol dan Amris?
Ouww…ternyata maksudnya American Risol.
Teh Mia keukeuh bilang itu Amrol, Mbak Nadia keukeuh bilang itu Amris.
Terus aku ikut siapa donk? Hihihi…aku mah ga ikut ke mana-mana ah, tapi kalau ada yang bawain risolnya siap untuk dimakan, baru aku ikut. Hihihihihi….
Walaupun berdebat tentang risol, jangan disangka mereka alih profesi jadi tukang jualan risol yaa hehehe…nggak kok, mereka tidak beralih profesi. Mereka tetep jadi Director dan Diamond Directornya Oriflame lewat group yang luar biasa dBC-Network. (Ketika menulis kalimat ini kok ada rasa bakal diprotes yaa…Teh Mia mungkin protes karena tidak mau tetep jadi Director aja, maunya next ada tambahan titel jadi Gold Director, Senior Gold Director, dst. Begitu pula Mbak Nad yang udah jadi Diamond Director, udah dapat New-CRV Gratis dari Oriflame, udah jalan-jalan ke Yunani mungkin protes juga karena next pengennya nambah titel juga jadi Senior Diamond Director dst. Hehehe..amin sajalah kalau diprotes mah, emang kenyataannya di Oriflame * partnernya http://www.my-home-job.info * banyak banget jenjang karirnya dengan bonus yang tentunya makin membesar hehehe…)
Terus kenapa ya kok tiba-tiba ngomongin risol?
Begini ceritanya….
Pada training tadi siang di Bulungan, seperti biasa pembukaan oleh Mbak Nurul, upline Directorku yang sedang kualifikasi Gold Director, terus ada presentasi Company Profile oleh Teh Lya, presentasi sistem bisnis oleh Mbak Muna, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Senior Manager & Up yang dipimpin langsung oleh Mbak Nadia.
Nah, di session diskusi itu ada yang bertanya mengenai media promosi yang efektif. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Teh Mia. Teh Mia menganalogikannya dengan risol. Katanya, risol yang saya punya bisa jadi sama seperti risol yang dimiliki oleh orang lain. Tapi gimana caranya agar orang membeli risol dari saya? Maka, kita dituntut untuk kreatif memberikan kemasan yang berbeda agar orang tertarik membeli dari saya. Bisa jadi kemasan fisiknya, bisa pula kemasan berupa bahasa promosinya. Bahasa yang datar seperti intonasi pembaca berita akan berbeda efeknya dengan bahasa yang di dalamnya terkandung sentuhan psikologis bagi pembeli. Teh Mia pun mencontohkan bahasa promo yang berbeda dan memang efek yang kami rasakan sebagai pendengar pun berbeda. Tambahan pelajaran niy
Ada lagi yang menarik dari wejangannya Mbak Nadia. Terkadang orang berhenti terlalu cepat karena merasa sudah melakukan segalanya namun merasa belum berhasil. Yang harus digaris bawahi adalah “segalanya” itu adalah berbeda ukurannya pada setiap orang. Ada yang merasa sudah melakukan “segalanya” padahal baru menginjak satu anak tangga. Ada juga yang merasa sudah melakukan “segalanya” ketika sudah meraih level puncak. Terserah pilihan kita mau pakai ukuran yang mana, yang jelas apa yang kita peroleh adalah sebanding dengan “segalanya” yang telah kita lakukan. Apa yang telah aku lakukan hari ini berarti belum “segalanya” bagi upline-uplineku Mbak Nurul maupun Mbak Nadia karena aku belum menyamai mereka. Soo…keep the spirit, lakukan dengan konsisten dan persisten, menapaki jalan-jalan yang pernah dilewati upline-upline tersayang, perluaslah makna “segalanya” dan suatu hari nanti pasti diriku bisa ada di tempat mereka sekarang berada. Amiinn!!!
Terima kasih buat leader-leader yang sudah mengisi training tadi siang : Mbak Nadia, Mbak Nurul, Pak Harpan, Teh Lya, Teh Mia, Mbak Muna, Mbak Dhea.
Buat Mbak Nadia : Pe-ernya tadi siang udah saya buat nih Mbak
Go Diamond!
Tita
yang senang punya bisnis online di http://www.my-home-job.info
yang senang ketemu partner baru di http://www.dbc-network.com/daftar.php?id=tita
yang senang nulis di blog http://planetita.com
yang senang dihubungi di YM : tita_mintarsih
BOP (Business Opportunity Presentation) Oriflame 9 Agustus kemarin adalah BOP pertama yang kuhadiri utuh dari awal hingga akhir acara. Demi acara ini, aku bela-belain datang dari Cikarang ke Setiabudi – jemput adikku yang mau ikut juga- terus ke JDC Slipi, tempat berlangsungnya acara. Sebenarnya apa sih istimewanya acara ini?
Gini lhoooo…..ceritanya……
BOP kemarin itu diadakan sama BOSS Family, jaringannya Diamond Meuthia Rizky di Oriflame. Di acara itu, dijelaskan mengenai profil perusahaan Oriflame, kenapa Oriflame layak untuk dipilih sebagai kendaraan yang dapat mengantar kita mencapai cita-cita kita, dan ssssttt…..diceritakan juga lho bagaimana rahasianya agar bisa sukses di Oriflame. Mau tahu apa rahasianya??? Yee…namanya juga rahasia, ga mungkinlah dibeberin di ruang publik begini.
Kalau mau tahu sih gampang, hubungi aku aja, dengan senang hati akan kubagi informasi yang aku punya, apalagi kalau gabung juga sebagai konsultan Oriflame, kutransfer abis deh informasi yang aku dapat baik dari Oriflame maupun dari uplineku. Hehehehe……….
Back to BOP. Hal-hal yang menarik aku untuk datang selain hal-hal di atas adalah soulnya yang belum tentu aku dapat di tempat lain. Bertemu dengan para leader yang auranya positif abis, bertemu dengan sesama rekan yang baru pertama ketemu tapi bisa langsung akrab seperti teman lama, materi-materinya yang inspiratif dan mendongkrak semangat serta motivasi, sharing mengenai perjuangan para leader yang bisa diteladani, dan berbagai rasa lainnya yang sulit digambarkan. Namun yang jelas, aku merasa senang sekali, rasanya segala beban terasa ringan, yang ada hanyalah semangat untuk menjalani hidup yang lebih baik. Phuiihhhh…..lega rasanya. Betul sekali kata para leader, hadir di training itu membuat kita seperti baterai yang baru saja di-charge. Setuju!
Ada sharing yang bagus dari Mbak Iin, nama aslinya sih Dewi Intan. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga dengan 2 orang anak. Dulu, beliau dan suaminya memiliki toko, warnet dengan 20 buah komputer (kalau tidak salah dengar) yang menjadi sumber penghasilan. Ternyata….suatu saat toko dan usaha mereka bangkrut dan mereka mengalami kejatuhan perekonomian rumah tangga hingga ke tingkat yang sejatuh-jatuhnya sampai-sampai rumah mereka pun terjual. Hikss…hiks…Kemudian untuk menopang kehidupan mereka, Mbak Iin pun harus rela berjualan sayuran. Akan tetapi, berjualan sayuran pun tidak mulus, karena mendapat tentangan dari penjual sayuran yang biasa keliling. Akhirnya Mbak Iin berhenti jualan sayuran dan bergabung dengan Oriflame. Hasilnya???
Wooww!! Bulan lalu beliau menjadi senior manager 21% dengan penghasilan sekitar 4 juta – 6 jutaan. Hwuaaa!!! Pengeeeeen!!! Gimana nggak, penghasilan segitu bisa diperoleh dengan waktu kerja yang fleksibel, tidak seperti kerja kantoran yang teng dimulai jam 7 dan pulang tak tentu, paling cepat jam 4 sore. Mauuuuu!!!
Ada lagi sharing dari upline tercinta Mbak Nurul Abidah. Beliau adalah manager 18%. Beliau tampil dengan penuh percaya diri dalam balutan jas hitam dan kerudung hijau khas manager Oriflame. Resepnya, menurut beliau sih tidak ada resep. Lho???? Ternyata, katanya beliau hanya menduplikasi abis apa yang dilakukan oleh Mbak Nadia, uplinenya yang udah jadi senior gold director. Jadi lakukanlah apa yang dilakukan oleh upline masing-masing karena mereka sudah lebih dulu menemukan jalan agar bisa sukses di bisnis ini. Kalau jalan untuk sukses sudah terbuka, kenapa harus susah-susah mencari jalan baru yang belum tentu mendatangkan keberhasilan? Oke deh Bu, setuju. So, siap-siap nih menduplikasi abis apa yang Ibu lakukan biar ikutan sukses. Suatu hari nanti, giliranku yang berdiri di depan sana dalam balutan jas hitam dan slayer hijau, malah jas biru putih sekalian. Amin!!! Oya, for information, busana jas biru putih itu dikenakan oleh mereka yang levelnya senior manager ke atas.
Ada pula Mbak Meuthia Rizky, Mbak Erni, Mbak Nadia, sama Mbak Ona yang minggu depan berangkat ke Yunani menghadiri acara Oriflame yang konon katanya untuk acara tersebut Oriflame menyewa olympiade stadion Athena (waduh, lupa namanya). Hwuuaaa…pengeeenn!!! Kita bisa kok seperti mereka pergi ke luar negeri dibiayai Oriflame. Caranya? Minimal kita harus punya 2 director langsung di bawah kita. Bukan hal yang mustahil bukan?
Oh iya ada cerita yang lucu dari Mbak Ona, sang Sapphire Director mengenai keberangkatannya ke Yunani. Katanya, beliau terpaksa pergi ke Yunani sama pasangannya. Lho, kok terpaksa? Bukannya asyik jalan-jalan ke luar negeri bersama suami? Kok merasa terpaksa sih? Iya, katanya, soalnya beliau dapat jatah 2 tiket, jadi terpaksa harus digunakan dua-duanya, sayang kalau tidak dipakai. Huahahahaa……..ternyata……
Whuihhh, pokoknya menyenangkan deh!!! Mau tahu tidak berapa banyak berkat yang aku terima karena acara BOP kemarin? Aku memperoleh inspirasi, semangat, penguatan motivasi, sindiran dan cambukan agar bisa menjadi lebih baik lagi, teman-teman baru, kenalan sama Teh Dian dari Purwakarta (hehe…makasih ya oleh-olehnya), bahkan dapat doorprize pula berupa produk Oriflame Body Milk dari panitia.
Ngiri nih pengen punya pengalaman seperti saya? Ikut aja di BOP bulan depan dan buktikan sendiri kalau cerita saya bukan basa-basi. Jangan ragu kontak saya for information. See you!
Tita Mintarsih
YM : tita_mintarsih






